Ini 10 Karakter Pembeli Online yang Mesti Diketahui

Suka belanja online? Kira-kira, kamu tergolong pembeli yang seperti apa ya pas belanja di lapak online? Nah, banyak lho karakter orang ketika pengin belanja online.

Bukan rahasia lagi, dalam dunia bisnis online banyak sekali karakteristik penjual dan pembeli yang kadang bikin proses transaksi berjalan lancar dan sebaliknya.

Karakteristik pembeli di online shop juga bisa sangat mempengaruhi mood penjual lho. Biar kata pada akhirnya dia tetap beli, tapi chat pertama yang dilakukan para calon pembeli sangat menentukan reaksi penjual.

Ada yang jadi bikin semangat untuk dibalas, dan ada juga yang bikin males atau lebih parahnya ya bikin marah.

1. Si cuma baca judul

Sebenarnya poin pertama ini adalah orang yang bisa baca. Tapi entah kenapa, ketika melihat lapak jual beli dia gak lantas membaca harganya dan cuma baca judul.

Obrolan pertama yang disuarakan ke penjual umumnya adalah, “masih ada bos? Berapa harganya?”

Kadang si penjual emang malas menjawab pertanyaan ini dan berujung gak sudi meresponsnya. Tapi besar kemungkinan mereka bakal membeli barang yang lagi diskusikan.

Baca Juga :Tips Agar Produk Baru Siap Bersaing di Pasaran

2. Si tukang PHP

Nanya spesifikasi sampai berjam-jam lewat chat, dan sempat nawar harga juga. Tapi setelah tawaran disetujui, ujung-ujungnya dia malah diam seribu bahasa.

Itulah si tukang PHP alias pemberi harapan palsu. Cuma nanya-nanya, seolah pengin membeli belanja online di toko yang dia tuju tapi ujung-ujungnya ngilang gak tahu ke mana.

3. Fans berat Afgan

Tahu dong sama lagunya Afgan yang berjudul “Sadis?” Ternyata gak sedikit pembeli online yang terobsesi sama lagu ini hingga akhirnya tega menawar harga yang tertera di lapak online, dengan harga yang gak masuk akal.

Jelas banget, itu sih “sadis.” Apakah kamu termasuk orang seperti ini?

4.  Generasi scroll-down dan langsung komen

Setelah baca judulnya, dia malah scroll down ke kolom komentar dan bertanya apa aja tanpa melihat harga atau membaca deskripsi produk.

Mending kalau komentarnya adalah testimonial positif buat seller. Lha ini malah nanya, “masih ada gak barangnya? Berapa harganya? Asli apa palsu.” Jangan belanja online deh kalau masih punya sifat seperti ini.

5. Si anggota intel FBI

Udah tertera di lapak bahwa barangnya asli penjual bahkan sepakat menunjukkan keasliannya, masih aja penjual dicurigain barang palsu. Maunya apa sih?

Sejatinya, memiliki pemahaman akan barang asli atau palsu itu penting jika kamu terbiasa belanja online. Tapi, ada baiknyabuat minta jaminan aja ke pembeli seandainya barang palsu setelah sampai di tanganmu, maka dia mesti sepakat bakal pengembalian barang.

6. Keturunan Mr. Bean

Mr. Bean emang gak pernah sabar, coba lihat gimana ia mengantre buat ke dokter segala hal dia lakukan biar bisa dapat urutan pertama. Pembeli yang gak sabar jelas sering memaksa penjual buat mengirim hari ini, atau ya ngebet dalam urusan COD (cash on delivery).

Kadang orang-orang seperti mereka memang cukup mengganggu buat seller yang gak menerima transaksi COD. Penjual juga manusia, butuh waktu istirahat, libur, makan, dan gak melulu ngurusin pesanan.

7. Kloning Chef Juna

Tahu dong sama chef keren dan bertato yang satu ini. Ketika mengkritik kontestan di Masterchef, wajah Chef Juna jadi super jutek dan terkesan galak. Gak sedikit kontestan yang akhirnya baper karena ucapannya.

Intinya, jangan main-main sama pembeli online yang kayak gini. Apalagi sampai coba-coba menipu mereka, bisa-bisa penjual malah kena damprat yang berakibat gulung tikar lho.

8. Si calon bos

Kenapa dibilang calon bos? Karena, karakter pembeli yang satu ini gak ribet dan selalu memberikan komentar positif ke penjual yang sukses bertransaksi dengannya. Oleh karena itu, gak sedikit penjual yang kerap menyapa dia “bos.

Pembeli kayak gini udah pasti jadi kesayangan para penjual. Gak nutup kemungkinan dia bakal diberikan harga khusus karena rajin belanja di lapak mereka.

Baca Juga : Kiat Sukses Usaha Rumahan Jasa Video Shooting

9. Si calon bahan bakar neraka

Kenapa layak jadi calon bahan bakar neraka? Karena tukang tipu! Cukup marak penipuan yang dilakukan calon pembeli online shop, sebut aja seperti modus Mandiri e-Cash dan lainnya.

Umumnya, mereka bakal membeli barang penjual tanpa menawar, lalu mereka mengirimkan alamat rumah di wilayah terpencil di Indonesia, setelah itu bukti transfer palsu bakal dikirim. Dan penjual harus mengambil uangnya di ATM dengan cara top up dana terlebih dulu, jahat kan? Kira-kira enaknya diapain?

10. Si penyebar hoax

ni juga harus diwaspadai oleh penjual, karena dia adalah sohibnya si bahan bakar neraka. Boro-boro belanja online, kerjaannya cuma mampir ke lapak dan menjelek-jelekkan produk yang dijual atau mempertanyakan kredibilitas si penjual.

Hati-hati, bisa jadi dia adalah orang yang sengaja bikin akun buat menghancurkan bisnismu.

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *