4 Cara Mengatasi Malas Bekerja Saat Berpuasa

Sebagai momen yang datang setahun sekali, berpuasa di bulan suci Ramadhan kerap menghadirkan pengalaman berkesan untuk banyak orang, mulai dari keinginan untuk memperbaiki kualitas sholat dan mengaji, atau suasana ramadhan yang khas

Namun, seringkali muncul rasa lelah, bosan, dan tidak bergairah ketika menjalankan puasa. Apalagi jika dikaitkan dengan aktivitas harian yang sama padatnya dengan waktu-waktu di luar bulan suci Ramadan, banyak dari kita merasa lelah. Padahal, ibadah puasa seharusnya dijadikan pembelajaran untuk menjadi pribadi lebih baik, termasuk bagaimana cara mempertahankan semangat positif bisnis di dalam diri sendiri.

Rasa lelah, lemas mengantuk saat berpuasa memang wajar, karena tubuh kita terbiasa mendapat asupan energi dari makan dan minum. Maka setiap muslim pun pasti mengalami hal yang sama ketika sedang berpuasa

Maka dari itu harus kita upayakan beberapa cara untuk mengatasi ini, agar segala kegiatan bisnis bisa berjalan seperti biasanya. Terlebih ketika bisnis kita sedang berada dalam kondisi banyak order dari pembeli maka jangan sampai di bulan ramadhan ini menurun kualitas kerja nya karena kita kurang semangat

Ini lah beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk mengatasinya adalah dengan sebagai berikut :

Sesuaikan kondisi tubuh

bisnis
Via : Meditation4all.co.uk

 

 

 

 

 

 

 

Awal bulan Ramadhan menjadi waktu terberat untuk kita menjalankan bisnis sambil berpuasa. Karena tubuh kita belum menyesuaikan dengan kondisi yang ada. Sabar dan tetap jalankan kegiatan usaha sepertiĀ  biasanya, dalam beberapa hari rasa lemas, lelah, mengantuk sedikit demi sedikit akan berkurang karena tubuh mulai terbiasa

 

Jangan sampai Dehidrasi

bisnis
Via : blog.alfacart.com

 

 

 

 

 

 

 

Mungkin sekilas Anda membayangkan tip ini sulit dilakukan, karena mengingat puasa berlangsung lebih dari 12 jam, dan sering “ditemani” terik matahari.

Namun, jika diamati lebih lanjut, ada beberapa trik sederhana agar tubuh tetap cukup cairan selama menjalani ibadah puasa seharian penuh. Salah satu yang paling umum disarankan adalah minum air putih dengan pola 2-4-2, yakni minum dua gelas air putih pada saat berbuka, empat gelas sepanjang malam, dan dua gelas saat sahur.

Selain itu, hindari minuman yang mengandung kafein selama puasa. Apabila dikonsumsi 3-6 jam sebelum tidur, dapat membuat sulit tidur, yang berujung pada kondisi badan lelah dan semangat mengendur ketika menjalani puasa di keesokan hari.

Baca juga : 4 Cara mengatasi kesalahan saat presentasi kerja

 

Perhatikan asupan gizi saat sahur

pelatihan bisnis
Via : wpblink.com

Makanan berbahan baku tepung dan mengandung kadar gula tinggi, akan memicu produksi glukosa berlebih, yang mengakibatkan cepat lelah.

Untuk itu, sangat disarankan mengatur pola makan yang seimbang saat sahur. Jika bingung bagaimana cara memulainya, Anda bisa mengkonsumsi sayur, protein, atau buah-buahan di santap sahur. Selain itu, sebisa mungkin juga kurangi konsumsi makanan mengandung lemak dan berminyak, karena hal itu akan membuat cepat haus saat puasa di siang hari.

Beberapa ahli gizi menyarankan telur sebagai salah satu konsumsi utama saat sahur, karena setiap butirnya mampu memberi energi sebesar 80 kalori. Cukup satu atau dua butir telur rebus di menu sahur, maka Anda akan mendapat energi yang cukup untuk menjalani aktivitas bisnis.

 

 

Tidur cukup

bisnis
Via : Substance.media

Tidur yang cukup bukanlah hal yang sulit, meski beberapa orang mengaku sulit ingin tidur cukup.

Sederhananya adalah jika Anda ingin tidur nyenyak, maka harus didukung oleh pola hidup sehat. Hanya memperbanyak asupan makanan sehat saja, sudah cukup membantu seseorang untuk mendapat tidur nyenyak.

Khusus saat menjalankan ibadah puasa, pastikan makan cukup saat sahur dan berbuka. Hindari makan berlebih, bahkan hingga kekenyangan, karena hal itu akan membuat metabolism tubuh terganggu. Pada akhirnya berujung pada gejala sulit tidur.

Pastikan juga tidak terlalu sering begadang jika memang tidak diperlukan, apalagi di hari kerja, karena hal itu akan menyita energi, dan kemudian berujung pada kelelahan akut di keesokan harinya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *