Bisnis Besar Bisa Bangkrut Karena Kesalahan Ini

Mungkin opini yang mengatakan kalau orang kaya akan selalu kaya dan semakin kaya, tidak lah sepenuhnya benar. Jika terjatuh di satu lubang kesalahan, akibat nya bisa mengakibatkan orang kehilangan kekayaannya atau bahkan bisa mengalami kebangkrutan. Banyak contoh kasus orang kaya yang harus rela kehilangan hartanya, bahkan hingga jatuh miskin. Penyebab nya pun beragam. Kebanyakan pengusaha yang gagal adalah kerena mereka kurang memahami pengelolaan keuangan, atau mereka terlibat pada satu investasi yang salah.

Namun tahu kah anda ada faktor pasti seseorang bisa mengalami kebangkrutan?

Pengelolaan Keuangan yang Buruk

bisnis

Setiap pebisnis pasti harus memahami pengelolaan keuangan yang baik agar bisa bertahan dan berkembang. Bisnis dengan pengelolaan keuangan yang buruk akan selalu berakhir dengan kebangkrutan. Mengelola keuangan untuk bisnis bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Diperlukan ilmu khusus di bidang finansial agar profit usaha bisa dikelola dengan baik. Banyak juga perusahaan yang memakai jasa penasihat keuangan agar uang mereka bisa di olah dengan baik dan efisien.

 

Baca juga : Tips Bisnis Snack Menguntungkan

Mencampur dengan Keuangan Pribadi

bisnis

Jika berbicara soal keuangan, hal ini tidak selalu berhubungan dengan bisnis saja, namu juga keuangan kebutuhan pemilik bisnis. Jika sebagai pemilik bisnis tidak bisa mengontrol keinginan untuk belanja, keuangan bisnis akan terancam terkena imbasnya. Dana yang seharusnya digunakan untuk keperluan pengembangan usaha, menjadi tergerus oleh kebutuhan sehari-hari Anda. Oleh karena itu, usahakan agar pengelolaan keuangan bisnis Anda dapat terkontrol dengan baik sehingga bisnis Anda bisa bertahan dan berkembang dengan baik.

Terlalu ‘Dermawan’ Tanpa Perhitungan

Menjadi dermawan tentu adalah hal yang mulia untuk dilakukan jika bisnis Anda berjalan dengan lancar. Namun, perlu disadari bahwa sebagian kekayaan yang Anda miliki diperlukan untuk memajukan bisnis Anda. Dengan memiliki bisnis yang memberi keuntungan melimpah, keinginan untuk membantu saudara mungkin akan muncul. Sebenarnya, tidak ada yang salah dengan memberikan bantuan finansial pada orang terdekat kita, tapi pastikan uang yang Anda gunakan tidak mengganggu kinerja bisnis Anda.

Sifat dermawan tentu dapat menghasilkan outcome yang positif. Tapi jika dilakukan tanpa perhitungan, kerendahan hati Anda akan menjadi bumerang yang berimbas buruk pada bisnis Anda. Jadi, pastikan kedermawanan yang Anda berikan bukanlah uang yang dibutuhkan untuk keberlangsungan usaha.

Investasi yang Tidak Terencana dan Terukur

Berinvestasi adalah salah satu cara untuk mendapatkan sumber pendapatan tambahan dari usaha lain yang Anda kembangkan. Tujuan jangka panjang investasi adalah agar keuntungan yang bisa didapat dari bisnis dapat digandakan. Namun, tidak semua investasi menjanjikan hasil yang baik. Tanpa adanya pengetahuan dan rencana yang matang saat melakukan investasi, uang yang Anda investasikan akan terbuang begitu saja.

Hal ini tentu bisa terjadi karena investasi pada bisnis tidak selalu berakhir dengan keuntungan, bahkan akan mengalami kegagalan. Investasi yang terlalu membutuhkan banyak dana hingga uang terkuras habis juga buruk untuk dilakukan. Oleh sebab itu, lakukan investasi hanya pada bidang yang Anda kuasai dengan baik dan lakukan perencanaan dengan matang.

Tidak Melakukan Diversifikasi Usaha

Kebanyakan orang kaya mempunyai lebih dari satu jenis usaha atau melakukan diversifikasi. Hal ini perlu dilakukan. Jika suatu saat salah satu bisnis Anda mengalami kendala dan penghasilan tengah merosot, bisnis yang lain masih dapat menutupi kerugian bisnis tersebut. Anda mungkin berpikir bahwa lebih baik memfokuskan semua penghasilan yang didapat untuk membangun bisnis Anda secara maksimal. Hal ini bisa jadi hal yang tepat untuk dilakukan jika bisnis Anda masih kecil dan butuh dana untuk berkembang.

Tapi, jika bisnis sudah tergolong maju, alokasikan penghasilan Anda untuk membuka bisnis baru. Selain dapat mendapatkan sumber penghasilan tambahan, membuka bisnis baru dapat menyegarkan kembali semangat Anda untuk berbisnis. Jadi, usahakan Anda memiliki lebih dari satu sumber penghasilan agar ketika bisnis utama sedang merosot, bisnis kedua Anda dapat memberikan back up yang dibutuhkan.

Pola Hidup yang Terlalu Hedon

Memiliki penghasilan yang melimpah dari bisnis yang Anda kelola sendiri tentu memberikan euphoria pada diri Anda. Tak jarang juga para pemilik bisnis yang sedang beranjak naik menggunakan uang mereka secara berlebihan.Hal ini tentu bisa membawa Anda pada petaka kebangkrutan. Kekayaan yang Anda gunakan untuk membeli keperluan tersier, seperti, mobil mewah maupun pakaian dengan brand ternama bisa jadi berakibat buruk pada keberlangsungan bisnis yang Anda kelola.

Dana yang seharusnya bisa digunakan untuk mengembangkan bisnis dan membuka bisnis baru, terbuang pada hal yang sebenarnya tidak terlalu penting. Sebenarnya tidak ada salahnya untuk memenuhi kebutuhan tersier, tapi tetap kontrol pengeluaran Anda dengan bijak. Jadi, jangan sampai gaya hidup yang terlalu hedon menjadi ‘sel kanker’ pada kondisi keuangan Anda.

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *